Rabu, 10 September 2014

Cemburu

Memangnya apa cemburu itu?
Apakah sama dengan segelintir perasaan yang serupa buka bermekaran?
Atau serupa buncahan rasa,penuh gelora diantara duka dan lara?
Akulah malam yang karam perlahan ....
bagi pecemburu yang habis jadi sejarah .....
dan bintang akhir malam .....
melangkah ke muram kamar masa sepi . ..
sepanjang pucuk pucuk cemburu yang bisu dan penuh ratap .
Lamat-lamat aku dengar suaramu dikejauan..
Ada gairah tertahan,diujung tenggorokanmu...
Sinar matamu,raut muka mu,muram dan sedihmu....
Ku lahap sendiri...
Sebagai bukti nyata penghiburanku.
untuk mu yang selalu di tikam sepi....
Tak perlu lagi nama pecemburu ...
ditengah rumah dan kamar sepi ...
yang terus menjarah ruang dan menyuarakan malam jumat ...
bagi aku yang kini terlalu jauh ....
akan kucium keningmu yang seindah mawar
dan angin letih yang agung
Betapa gelap isyarat burung-burung diangkasa ...
tentang aku pecemburu ...
bagi dunia yang hendak memejamkan mata ...
dengan gemuruh yang tak pernah lelap ...
suara malam jumat ...
dari sepi kamar dan hati yang lelah ditikam sinar cemburu ...
Lalu,ketika angin berdesir serumpun bunga bergerak memutar,
Seperti bola matamu,yang indah dan terlalu bening...
Aku hanyalah keruh dimatamu,
Aku hanyalah duri di hidupmu...
Lantas aku tanya sekali lagi...
Apa itu cemburu?


(Ditulis oleh Argeline She dan Shep D'Dharmady)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar