Siapakah Kakak...
Beberapa teman bertanya, Siapakah kakak? kenapa puisi nya melulu tentang kakak, kenapa kalau bikin status suka ada kakak?
Pertanyaan yang menggelitik, dulu, sewaktu kecil, ketika bermain kita punya seseorang dalam khayalan, banyak sekali orang yang ada dalam khayalanku itu, seolah-olah mereka memang ada dan menemani sepanjang waktu.
Hingga saat ini, yang jelas ku ingat orang dalam khayalanku itu ada 5. Itu yang aku ingat saja, ada beberapa yg lupa, saking melekatnya dalam alam bawah sadar, kakak selalu ada hingga kini, seakan menemaniku membuat puisi atau sekedar menemaniku melihat bintang malam-malam..
Selain kakak, ada Daun yg selalu menemaniku saat membuat beberapa baju.. Daun adalah desainerku dalam khayalan...
Gila??? Tentu saja tidak, amit-amit deh :D
Cuma khayalan masa kecil yang sayang untuk di tinggalkan..
Tugas mereka berbeda,
Kakak, paling jago dalam membuat karya sastra..
Daun, pintar mendesain baju, membantuku setiap menyelesaikan jahitan..
Ada laming,mamiju,dan sandri.. ketiganya perlahan hilang dari hidupku..tapi namanya selalu ada di alam bawah sadarku :D
Posting gak penting.. sekedar membunuh penasaran teman-teman yang penasaran sama tokoh kakak..
Hanya sedang ingin berimajinasi, tanpa berhalusinasi. Inilah aku, inilah rasaku.
Kamis, 23 Oktober 2014
salam pagi dari kakak
Aku coba berlari namun daya tak sampai.
Aku coba merayap dengan sekuat jemari-jemari
urat-urat mengawat namun daya tak sempurna.
Aku berlari mencari celah dimana akan ada ku temukan secercah cahaya, namun sulit bagiku.
Aku merayap, sesekali kulihat setitik cahaya namun sangatlah jauh...tanpa ku gapai semua semu.
Cahaya itu sukar ku dapatkan sesekali ada dihadapan namun terasa sangatlah jauh...tanpa ku petik.
Genggaman sangatlah kian menjauh...
kesempurnaan tiada batas....hanyalah yang ku peroleh.
terima kasih TUHAN, semoga kau berikan aku sekali lagi untuk menikmati hidup dan memperoleh cahaya.
Dia mengeluh seribu eluhan.
Dan berharap dengan seratus harapan.....DO'a.
Bercerita tentangnya, dan nya...
Puluhan , Ratusan , Jd pendengar bahkan merekapun bertujuan mencapai harapan.
Waktu kian demi kian melaju tenang hingga deras.
Kemana arah yang tertuju berharap...dengan sebuah harapan satu dari seribu.
Tuhan.para nabi.para kiai.para sahabat.dan mualimin ibu rama dari seorang wali.
Keringat .tekad.keinginan...
Semua...harapan semoga tak terlupa.
Kutipan demi kutipan terlukis tanpa syarat.
Bukan nyanyian untuk sekedar meredam kepiluan.
atau pujangga yang menangis mengemis belas kasihan...
Sekedar mengutip hanya namun bukan cerita di jalan juang.
Semoga saja jalan itu tak sekedar jadi tema LUPA.
Mengejar,membungkam, bercerita,lalu pedih tersayat senjata sendiri.
Berlari, bermimpi, mencapai...sebuah rasa yang lahir dr kepedihan.
Pernahkah bertanya?
pernahkah terhiburkan?
pernahkah temani sepi di taman sebelah sekolah tua?
dan pernahkah menginginkan sesuatu yang tak d harapkan jd sebuah harapan?
.....yang terlupakan.
Yang terabaikan.
Yang terbuang dan tercabikan.
Tanpa kata tanya?
Aku coba merayap dengan sekuat jemari-jemari
urat-urat mengawat namun daya tak sempurna.
Aku berlari mencari celah dimana akan ada ku temukan secercah cahaya, namun sulit bagiku.
Aku merayap, sesekali kulihat setitik cahaya namun sangatlah jauh...tanpa ku gapai semua semu.
Cahaya itu sukar ku dapatkan sesekali ada dihadapan namun terasa sangatlah jauh...tanpa ku petik.
Genggaman sangatlah kian menjauh...
kesempurnaan tiada batas....hanyalah yang ku peroleh.
terima kasih TUHAN, semoga kau berikan aku sekali lagi untuk menikmati hidup dan memperoleh cahaya.
Dia mengeluh seribu eluhan.
Dan berharap dengan seratus harapan.....DO'a.
Bercerita tentangnya, dan nya...
Puluhan , Ratusan , Jd pendengar bahkan merekapun bertujuan mencapai harapan.
Waktu kian demi kian melaju tenang hingga deras.
Kemana arah yang tertuju berharap...dengan sebuah harapan satu dari seribu.
Tuhan.para nabi.para kiai.para sahabat.dan mualimin ibu rama dari seorang wali.
Keringat .tekad.keinginan...
Semua...harapan semoga tak terlupa.
Kutipan demi kutipan terlukis tanpa syarat.
Bukan nyanyian untuk sekedar meredam kepiluan.
atau pujangga yang menangis mengemis belas kasihan...
Sekedar mengutip hanya namun bukan cerita di jalan juang.
Semoga saja jalan itu tak sekedar jadi tema LUPA.
Mengejar,membungkam, bercerita,lalu pedih tersayat senjata sendiri.
Berlari, bermimpi, mencapai...sebuah rasa yang lahir dr kepedihan.
Pernahkah bertanya?
pernahkah terhiburkan?
pernahkah temani sepi di taman sebelah sekolah tua?
dan pernahkah menginginkan sesuatu yang tak d harapkan jd sebuah harapan?
.....yang terlupakan.
Yang terabaikan.
Yang terbuang dan tercabikan.
Tanpa kata tanya?
Senin, 13 Oktober 2014
Selamat datang di dunia,sayang!
Aku telah lama menunggumu,
Melintasi hujan, dan tertiup hembusan badai...
Terbakar matahari dan terhempas diantara lautan debu,
Berjalan lurus, diantara ribuan pertanyaan tentang kabar kedatanganmu yang samar, bahkan sama sekali tak terdengar..
Pipiku menjadi sungai, airnya adalah air mata yang tak pernah kering.
Sejumput kesabaran, bahkan tangis yang tertahan menemani hari hariku...
Tak pernah ku duga, kemarau yang begitu panjang ini membawa kabar tentangmu..
Kau hadir, memecah bongkahan es yang setinggi gunung...
Menghapus lara...
Memenggal duka..
Selamat datang di dunia sayang,
Tumbuhlah selalu menjadi anak yang membanggakan..
Terimakasih sudah hadir di hidupku...
Untuk saat ini dan untuk selamanya.
Melintasi hujan, dan tertiup hembusan badai...
Terbakar matahari dan terhempas diantara lautan debu,
Berjalan lurus, diantara ribuan pertanyaan tentang kabar kedatanganmu yang samar, bahkan sama sekali tak terdengar..
Pipiku menjadi sungai, airnya adalah air mata yang tak pernah kering.
Sejumput kesabaran, bahkan tangis yang tertahan menemani hari hariku...
Tak pernah ku duga, kemarau yang begitu panjang ini membawa kabar tentangmu..
Kau hadir, memecah bongkahan es yang setinggi gunung...
Menghapus lara...
Memenggal duka..
Selamat datang di dunia sayang,
Tumbuhlah selalu menjadi anak yang membanggakan..
Terimakasih sudah hadir di hidupku...
Untuk saat ini dan untuk selamanya.
Langganan:
Postingan (Atom)