Rabu, 04 Juni 2014

Mozaik Doa-doa Imam Al-Bushiri

Muhammad bin Sa'id bin Abdullah Al-Shanhaji Al-Bushiri Al Mishri (608 H/1212M- 696 H/1296 M) adalah seorang penyair dengan tutur (gaya) bahasa yang elok dan indah. Nama Al-Bushiri dinisbatkan pada "bushir", salah satu wilayah(kekuasaan) bani Suwaif di Mesir, tempat asal ibunya. Silsilah nasabnya berasal dari maroko, benteng pertahanan hamad, dari sebuah kabilah yang dikenal dengan nama bani Habnun. Ia dilahirkan di Bahsyim, salah satu wilayah Bahnawiyah, dan meninggal di iskandaria. Syairnya yang paling terkenal adalah Al-Burdah(selimut) dengan entry (intro)nya, "Adakah titian tangga dari ingatan para penolong."

Kita kutipkan beberapa bait Syairnya berikut ini.

Kuabdikan diriku pada-Nya
dengan selaksa puji

Mengampun dosa sepanjang usia
lewat syair dan bakti

Kala merapal padaku segala ujung
menggetir duka

Seakan dengan keduanya aku
merengkuh sukacita

Kuturuti sesat kehendak dalam
dua keadaan

hanya dosa dan sesal kudapatkan

betapa kerdil meniaga jiwa

Agama tak 'kan menjelma dunia,
tak pula mendamai
Sungguh keji penjual keabadian
dengan kefanaan

saat menjajakan saat melepaskan

kala datang ketentuan dosa dari Nabi

tak ada pretensiku menentang, tak
pula ikatan

sungguh aku berutang padanya
dengan menyebut

Muhammad, Makhluk paling
sempurna 'tuk disebut

jika ada yang membimbingku
merengkuh surga

pastilah kaki ini terantuk jatuh
menggelepar(dineraka)

jangan biarkan pendamba
kemuliaan terhalang

atau ditinggal penolong tanpa
perhatian

sejak kucurahkan seutuh pikirku
merapal puji

Kutemukan dia teristimewa
selamatkan aku

Tak 'kan sirna kekayaan dari-Nya
menghempas

Kehidupan menumbuh Bunga-bunga
di ujung bukit

Bukan petikan bunga dunia
kuharapkan

Dengan memuja hasrat renta di tangan.

(sumber,doa-doa paling indah untaian katanya,Amil nashif,Bagian 7)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar