Selasa, 03 Juni 2014

Mozaik Doa-doa Al-Bar'i

Abdurrahim bin Ahmad bin Ali Al-Bar'i Alyamani (m.803 H/1400 M) adalah seorang penyair sufi,berasal dari penduduk "niya-batain" (dua delegasi kepercayaan) di Yaman yang banyak memberi fatwa dan arahan.Nama Al-Bar'i dinisbatkan pada Bura' ,sebuah gunung di Tahamah.ia memiliki kumpulan syair (dîwan) yang sebagian besar berupa puji-pujian kepada nabi.

PADA ANUGERAHMU MELEKAT HARAPKU

Duhai tumpuanku, pada anugerah-Mu
melekat harapku

Kala segenap keluarga dan harta
tak menyata guna

Aku menumpu pada-Mu, karena
kutahu kasih-Mu padaku

Kala manusia menghadang tak
'kan jauh dariku

Luruhkan musuh-musuhku padaku
dan tunaikan utangku

Duhai tumpuanku, betapa berat
beban segenap makhluk

Ampunan dari-Mu padaku tak
'kan terhalang

kala menyata padaku syahadat di
ujung kata dan realita

kala mereka menabir dua mataku
dan pergi menangis

jadikanlah aku mendengar segala
kata dari mereka

Anugerahkanlah daya lapang dan
selasih padaku

Saat sekarat dan represi kematian
menyergap

Malaikat maut datang
menyambangiku

Dan segenap jiwa menanggal usia

Para malaikat suci menjemput jiwa
padanya

Melangkah pergi menuju cita kasih-mu

Dengannya mereka datang
menghadap-Mu, Tuhan

jibril dan mikail menyerahkannya
pada Zat kesucian

Lalu tak lama ia berpaling ke
tempat aku disucikan

Tiadalah untukku dan laksana aku
tanpa Kemurahan-Mu

Duhai Zat yang tak ada laksana serupa
mendekati-Nya

Dihadapan-Mu,kini aku makhluk
terbuang.

Sibuk sendiri untukku abaikan
yang lain.

Duhai sang Pengampun, curahkan
 ampunan dari-Mu padaku
Hingga tak tersisa beban dosa-dosa
dipundakku.

bila telah kusinggahi rumah pusara

tak ada ayah, tak ada paman disana

Duhai Zat Penciptaku, bimbinglah
aku merapal jawaban

Dirumah pusara itulah tanya dan
jawab merapal serta

tak ada harapan menggantung disana,
tak pula amalan

akupun takkan bisa berkilah
harap balasan

maka bukakanlah pintu keridhaan
untuk ruhku menuju Firdaus

Menggiring jiwa-jiwa terkurung
Gelap menuju lapang

Bimbinglah anak-anak dan para ibu
dibelakangku

ketika berjumlah anak
mengikutiku

Hingga kala segenap kematian
ditebar serta

urat-urat leher segala makhluk
bergetar meregang nyawa

Ruh ditubuh tak berdaya pun
pergi,kembali

jejaring perangkat tubuh itupun membau

Maka berilah aku Anugrah serta
kasih ampunan-Mu

betapa dosaku, dan pada
Kehendak-Mu segala karunia

kudamna firman-Mu
"kucukupkan lara dunia-akhirat
Untukmu wahai hamba Sang pengasih"

lalu turunkanlah perlindungan
pada penderitaan.

(sumber,Doa-doa paling indah,Amil Nashif)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar